Solapur - Traveling ke banyak negara yang punya tradisi
berbahaya bisa jadi pilihan destinasi seru dan menonton langsung acara
tersebut. Berjalanlah ke India sampai ke Rusia. Ada 7 tradisi berbahaya
yang selalu dilakukan penduduk lokal.
Mereka tetap acuh akan bahaya yang terjadi dan memegang teguh tradisi ini turun-temurun
1. Menjatuhkan bayi, India

Melihat bayi yang sengaja
dijatuhkan dari ketinggian setelah ia lahir pasti membuat Anda merasa
kasihan dan takut terjadi apa-apa. Tradisi tersebut masih dilakukan
penduduk di Solapur, India sampai sekarang. Para bayi-bayi yang telah
lahir akan dijatuhkan dari menara setinggi 15 meter di sebuah kuil.
Mereka
yakin hal itu akan membuat anak-anak tumbuh sehat dan kuat. Mereka
mengklaim tidak ada bayi yang pernah luka selama menjalankan tradisi
tersebut lebih dari 500 tahun.
2. Melawan banteng, Spanyol

Anda tentu kenal dengan
tradisi melawan banteng yang populer di Spanyol. Festival ini
diselenggarakan selama 9 hari di San Fermin, Pamplona, Spanyol.
Orang-orang berbaju putih berkerumun di tanah lapang, lalu
banteng-banteng dilepas mengejar peserta dan mereka berhamburan.
Bahayanya banteng itu bisa sampai menginjak orang hingga tewas.
Rupanya
tradisi ini dimulai tahun 1910. Sejak awal tradisi ini berlangsung,
sudah banyak memakan korban luka dan meninggal dunia setiap tahun. Telah
tercatat sebanyak 200-300 orang luka pada perayaan festival ini tahun
2009 lalu.
3. Perang petasan, Yunani

Di pulau kecil Chios,
Yunani pada setiap perayaan Minggu Paskah ada tradisi unik yang harus
Anda saksikan. Ada perang petasan antar 2 gereja. Pagi harinya,
orang-orang berkumpul menjejerkan ribuan petasan di halaman gereja
sebelum dinyalakan.
Menjelang sore, petasan tersebut mulai
dinyalakan dan saling meroket ke segala arah hingga malam hari. Tradisi
ini mulai terselenggara tahun 1889. Banyak rumah yang rusak hingga
kebakaran terjadi. Meski berbahaya, orang-orang tetap melakukan tradisi
ini sampai sekarang.
4. Polar Bear Plunge, AS

Polar bear plunge adalah
tradisi dimana orang-orang melompat ke dalam air yang sangat dingin.
Walaupun tahu akan mendapat risiko berbahaya, tetap saja antusiasme
mereka cukup tinggi. Nyatanya, banyak pula negara yang melakukan tradisi
ini. Acara terbesar terjadi di AS, tepatnya di Sandy Point State Park,
Maryland.
Tradisi ini dilakukan saat musim dingin datang untuk
sebuah organisasi amal. Sebelumnya, peserta harus menandatangi surat
persetujuan tentang semua risiko yang akan terjadi. Tradisi ini bisa
menyebabkan cedera serius seperti kelumpuhan, hipotermia, dan bahkan
mungkin kematian.
5. Onbashira, Jepang

Onbashira adalah tradisi yang
mengklaim sebuah wilayah telah hilang lebih dari 1.200 tahun. Ada 2
bagian saat festival berlangsung, yakni Yamadashi dan Satobiki. Pertama,
berlangsung pada bulan Mei dan kedua pada bulan April. Festival ini
dilaksanankan 6 tahun sekali di Tokyo.
Yamadashi merupakan bagian
yang paling berbahaya festival ini. Para pria ke hutan, menebang dan
menjatuhkan pohon. Lalu ada tali yang menyeret mereka saat turun gunung.
Bagi mereka itulah tanda keberanian. Nyatanya, banyak yang keluar
dengan cedera bahkan sampai meninggal saat melaksanakan tradisi ini.
http://travel.detik.com/read/2013/10/24/143932/2394542/1520/6/menjatuhkan-bayi-6-tradisi-berbahaya-di-dunia#menu_stop
total komentar :
| apa komentar kamu ?
KOTAK KOMENTAR
No comments:
Post a Comment